Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia semakin aktif mengikuti berbagai event fun run yang ramai diperbincangkan di media sosial. Fenomena ini melahirkan istilah “Pelari Kalcer”. Lantas, apa itu pelari kalcer? Dan mengapa mereka juga perlu perlindungan diri untuk kenyamanan berolahraga dan aktivitas harian? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
Apa Itu Pelari Kalcer?

Meski sudah menjadi tren, tak sedikit lho yang belum memahami tentang istilah ini. Secara umum pelari kalcer adalah fenomena dalam olahraga lari di mana seorang pelari tidak hanya fokus pada hasil olahraga mereka. Lebih dari itu, mereka juga memperhatikan dengan baik outfit apa yang mereka kenakan, termasuk gaya yang mengikuti tren terkini.
Istilah ‘kalcer’ sendiri adalah plesetan dari culture atau gaya hidup. Dengan istilah tersebut, seorang pelari akan dianggap lebih keren dengan tampilan yang estetik. Tak hanya dalam komunitasnya saja, tetapi juga di media sosial mereka. Tren ini pun berkembang cepat di tanah air karena beberapa faktor seperti:
- Tren lari yang berkembang sebagai gaya hidup masyarakat urban pasca pandemi COVID-19.
- Komunitas lari yang semakin tumbuh dan berkembang, khususnya di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lainnya.
- Peran penting media sosial dalam menyebarkan tren gaya hidup ini, ditambah lagi didukung dengan berbagai event yang diselenggarakan di berbagai kita tanah air.
Baca juga: 5 Judul Film Bertema Lari yang Wajib Ditonton Pelari Kalcer
Ciri Pelari Kalcer

Apa yang membedakan pelari kalcer dengan pelari lain seperti profesional dan atlet adalah dari tampilannya. Mereka cenderung mengenakan produk-produk lari terbaru dan lagi hype. Jadi, mereka tidak hanya melihat dari segi fungsi saja, tetapi mengedepankan gaya saat berlari. Ciri pelari kalcer tersebut bisa dilihat seperti:
- Outfit yang khas seperti celana pendek, legging, topi, dengan merek-merek tertentu. Selain itu, mereka juga menggunakan aksesoris lain seperti run bag atau vest untuk menyimpan barang. Termasuk juga bandana, kacamata hitam, dan aksesoris pita leher.
- Sepatu lari yang berbeda atau eye-catching. Biasanya dengan warna yang nyentrik dan brand-brand ternama. Beberapa contohnya adalah Asics Metaspeed Tokyo. Asics Novablast 5, dan brand lain seperti Adidas, Nike, dan lainnya.
- Memakai smartwatch untuk melihat data kondisi kesehatan dan capaian lari. Brand yang sering digunakan seperti Garmin, Coros, Samsung, Apple Watch, dan lainnya termasuk brand lain seperti JETE.
- TWS atau eraphone olahraga untuk mendengarkan musik favorit yang nyaman dan pas di kepala dengan warna elegan. Beberapa yang cukup digemari seperti Shokz OpenRun, JETE Open Series, dan sebagainya.
- Sering foto dan membagikannya di media sosial saat sedang lari. Biasanya, mereka menggunakan kamera smartphone maupun membayar jasa fotografer.
Baca juga: 10+ Rekomendasi Perlengkapan Lari yang Wajib Dimiliki Pemula
Banyak Ikut Event Lari

Seorang pelari kalcer tidak hanya dapat dilihat dari ciri-ciri yang disebutkan di atas, tetapi juga aktif dalam setiap gelaran event lari nasional. Baik itu fun run di kategori 5-10K hingga kompetisi. Termasuk event trail run bagi yang suka dengan tantangan dan alam. Ada juga event virtual run yang memungkinkan peserta mengikuti kegiatan dari lokasi masing-masing. Keberagaman format dan kategori ini menunjukkan bahwa olahraga lari semakin diminati oleh berbagai kalangan di Indonesia.
Salah satu contoh event besar yang masuk dalam kalender tersebut di tahun ini adalah Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Event ini tak hanya diikuti oleh pelari di Jakarta saja, tetapi juga diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Kehadiran ajang berskala besar tersebut semakin memperkuat tren peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Baca juga: 7 Tips Memilih Event Lari yang Sesuai, Jangan Asal Daftar!
Pelari Kalcer Juga Perlu Perlindungan Diri

Semakin banyaknya masyarakat yang mengikuti berbagai event fun run hingga marathon, aspek perlindungan diri juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Aktivitas fisik seperti lari tetap memiliki risiko, mulai dari cedera ringan hingga kecelakaan yang membutuhkan perawatan medis. Oleh karena itu, memiliki perlindungan asuransi khusus aktivitas olahraga dapat menjadi langkah bijak bagi para pelari, termasuk para pelari kalcer.
Salah satu produk yang dirancang untuk mendukung gaya hidup aktif adalah MOSport by BRI Life, yaitu perlindungan asuransi yang ditujukan bagi individu yang gemar melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga lari, bersepeda, maupun aktivitas olahraga lainnya. Cara pendaftarannya pun sangat mudah melalui perangkat mobile, sehingga praktis dan mudah diakses oleh masyarakat yang gemar berolahraga kapanpun.
Selain itu, terdapat paket yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhuan, bahkan dengan premi mulai dari hanya Rp20 ribuan saja. Menariknya lagi, setiap paket juga memberikan santunan biaya perawatan medis akibat kecelakaan yang terjadi saat beraktivitas. Beberapa paket plan yang bisa dipilih di antaranya:
- Legend: biaya pertanggungan hingga Rp100 juta untuk risiko meninggal dunia maupun cacat tetap total akibat kecelakaan, serta santunan perawatan medis hingga Rp10 juta
- Power: biaya perlindungan hingga Rp75 juta
- Boost: biaya perlindungan hingga Rp50 juta
- Chill: biaya perlindungan hingga Rp25 juta
Dengan adanya perlindungan ini, kamu bisa menjalani aktivitas sebagai pelari kalcer dengan lebih aman, nyaman, dan bebas dari rasa khawatir. Kunjungi website digital.brilife.co.id untuk informasi lebih lanjut terkair proteksi olah raga yang coock untukmu
