sc: GPT Image AI Generator

Program Latihan Half Marathon untuk Pemula dan Menengah, Cek di Sini!

by Retna Kumalasari  - September 26, 2025

Meningkatnya popularitas perlombaan lari membuat semakin banyak orang mencari tahu tentang program latihan half marathon terutama untuk pemula. Hal ini terjadi karena dalam perlombaan half marathon, kamu tidak hanya membutuhkan kecepatan dalam berlari saja, tapi ada banyak strategi dan persiapan yang perlu kamu lakukan.

Dengan melakukan persiapan yang baik, kamu bisa meningkatkan stamina berlari dengan optimal, mengurangi risiko cedera, hingga memastikan kamu dapat menyelesaikan race tersebut.

Program Latihan Half Marathon untuk Pemula

Program Latihan Half Marathon
Source: freepik

Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti half marathon, tentu kamu perlu mempersiapkan tubuh agar mampu menempuh jarak lari yang dibutuhkan. Umumnya, program latihan yang perlu dilakukan membutuhkan waktu persiapan antara 8 hingga 12 minggu. Namun, program latihan seperti apa yang sebaiknya dilakukan untuk mengikuti half marathon terutama untuk seorang pemula? Berikut informasinya untuk kamu!

1. Membangun Daya Tahan 

Tahapan dasar yang bisa kamu lakukan untuk mengikuti half marathon adalah dengan membangun daya tahan tubuh. Pasalnya, half marathon atau HM tidak hanya menuntut kecepatan, tapi juga daya tahan tubuh yang baik. 

Untuk memulai latihan ketahanan, kamu bisa mengawalinya dengan berlari santai sejauh 3-5 km selama beberapa kali dalam seminggu. Hal ini dilakukan agar tubuh terbiasa dan merasa nyaman dengan aktivitas tersebut.

Setelah tubuh beradaptasi, kamu bisa meningkatkan jarak lari secara bertahap. Lakukan latihan tersebut dengan sabar dan teratur agar kamu bisa menjaga konsistensi selama berlari.

2. Berlatih Fleksibilitas dan Kekuatan

Ketika berlari, kamu tentu membutuhkan banyak bagian dari otot dan sendi yang akan membantu menjaga keseimbangan dan efisiensi gerakan. Oleh karena itu, pastikan kamu melakukan berbagai jenis latihan lain selain berlari. Beberapa bentuk latihan kekuatan seperti plank, squat, dan lunges akan membantu tubuh lebih kuat dan stabil.

Sementara itu, berlatih fleksibilitas tubuh seperti yoga atau stretching juga bisa kamu lakukan untuk mengurangi potensi cedera pada tubuh dan memperluas ruang gerak sendi untuk berlari.

Baca juga: 5 Event Lari Australia, Wajib Masuk Bucket List Pelari!

3. Meningkatkan Kecepatan 

Supaya tubuh semakin siap dan tidak terlalu santai ketika melakukan HM, kamu bisa coba untuk meningkatkan kecepatan lari dengan latihan fartlek. Fartlek sendiri merupakan bentuk latihan lari dengan kecepatan yang bervariasi. Misalnya saja, berlari cepat selama 2 menit lalu berlari santai 3 menit. 

Lakukan latihan seperti ini beberapa kali dalam satu sesi. Tidak perlu dengan sprint, cukup disesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki. Latihan seperti ini dapat membantu meningkatkan stamina dan kecepatan lari tanpa membuat tubuh kelelahan.

4. Berlatih Long Run 

Lakukan latihan long run atau berlari dengan jarak yang lebih jauh dari biasanya, setidaknya satu minggu sekali. Kamu bisa memulainya dengan jarak 8 km lalu tingkatkan secara bertahap ke 10 km, 12 km, hingga mencapai 18 km menjelang hari perlombaan.

Lakukan pemanasan sebelum berlari dan pendinginan setelahnya berlatih supaya otot tetap fleksibel dan terhindar dari potensi cedera. Selain itu, latihan long run juga akan membuat tubuh kamu terbiasa dengan durasi lari yang lebih lama, sehingga lebih siap saat akan menghadapi race.

5. Perhatikan Nutrisi dan Pola Istirahat 

Setelah melakukan latihan yang teratur dan terkontrol, kamu juga harus memerhatikan asupan nutrisi dan pola istirahat. Tidur yang cukup dan makan makanan bergizi juga menjadi hal yang wajib untuk diperhatikan. 

Sebab, kamu membutuhkan asupan protein, karbohidrat, dan juga lemak sehat untuk menghasilkan energi saat melakukan HM. Selain itu, istirahat dan asupan nutrisi yang tepat dapat membantu memperbaiki serabut otot yang rusak, hingga menjaga daya tahan tubuh tetap seimbang.

Baca juga: Apa Itu Lari Interval? Kunci Meningkatkan Speed dan Endurance Kamu

Program Latihan untuk Pelari Menengah

Half Marathon
Source: freepik

Apabila kamu sudah memiliki kebiasaan berlari dan ingin meningkatkan level berlari kamu, menu latihan half marathon ini bisa dicoba untuk meningkatkan performa berlari kamu. Latihan ini tidak hanya digunakan untuk menjaga ritme, tapi juga mengoptimalkan performa berlari kamu.

1. Fokus untuk Latihan Tempo 

Tips latihan yang pertama adalah fokus pada latihan tempo. Kamu bisa berlari selama 20 sampai 30 menit dengan intensitas sekitar 80% dari kapasitas maksimal yang bisa kamu lakukan. 

Kamu cukup melakukan latihan ini satu kali dalam seminggu. Dengan latihan yang terukur dan konsisten, kamu akan merasakan peningkatan kecepatan lari yang cukup drastis.

2. Tingkatkan Mileage Bertahap 

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, coba tingkatkan jarak lari mingguan kamu sedikit demi sedikit. Tidak perlu menambah jaraknya dengan terburu-buru, cukup tingkatkan sebesar 10% per minggu dari jarak yang biasanya kamu tempuh. 

Contohnya, apabila kamu kerap berlari dengan jarak 20 km per minggu, tingkatkan jarak tempuh tersebut hingga 22 km per minggu. Dengan begitu, tubuh akan beradaptasi dan siap untuk menghadapi jarak tempuh lari yang lebih jauh.

3. Hill Training (Lari Tanjakan)

Trek berupa tanjakan memang sering menjadi momok bagi para pelari. Akan tetapi, trek seperti ini justru menjadi media yang tepat untuk meningkatkan kemampuan otot kaki dan daya tahan tubuh.

Tak heran apabila para pelari disarankan untuk berlatih dengan rute tanjakan yang tidak terlalu curam. Lakukan latihan ini sekali dalam seminggu. Lakukan latihan lari dengan santai dan konsisten, sembari menjaga teknik berlari agar kamu terhindar dari cedera.

4. Buat Simulasi Race Day

Tips terakhir adalah dengan melakukan simulasi race day. Kamu bisa coba berlari dengan jarak 15-18 km dengan situasi dan kondisi yang mirip seperti saat perlombaan. Gunakan perlengkapan lari yang serupa seperti saat perlombaan seperti baju, sepatu, dan atur tubuh kamu untuk tetap terhidrasi seperti pada race sesungguhnya.

Bentuk latihan seperti ini akan sangat membantu kamu menemukan ritme lari yang cocok dengan kondisi tubuh. Selain itu, simulasi seperti ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri kamu saat berada di garis start.

Baca juga: Gerakan Pendinginan Setelah Lari untuk Pulihkan Tubuh Lebih Cepat

Penutup

Half Marathon
Source: freepik

Itulah beberapa program latihan Half Marathon yang bisa kamu ikuti, baik untuk pemula maupun kamu yang sudah memiliki kebiasaan berlari jarak menengah. Dengan menjaga asupan nutrisi yang baik, membuat strategi lari yang efektif, hingga melakukan program latihan yang terukur dan terstruktur, kamu bisa mencapai performa terbaik saat race berlangsung.

Nah, supaya kamu bisa lebih bersemangat untuk mengikuti perlombaan lari yang ada, pastikan kamu selalu cek jadwal event lari terbaru dan informasi lengkap mengenai pendaftarannya di sini.

Profil Syaifudin: Pelajaran Berharga dari Maybank Marathon
Apa Itu Racepack? Ini Tips dan Pentingnya Racepack Collection Bagi Para Pelari!

Artikel Lainnya Seputar Lari

March 9, 2026

March 4, 2026

March 3, 2026