sc: JETE

Profil Tinto Riza Pahlevi: Kehilangan Sahabat Jadi Titik Awal untuk Lari

by Editor Jadwal Lari  - December 11, 2025

Titik balik untuk lari bisa datang dari mana saja, termasuk dari kejadian yang tak terduga sebelumnya. Itulah yang dialami oleh Tinto yang juga sekaligus sebagai Co-Capt Serang Running Club (RSC). Dari rasa takut akan kondisi kesehatan, memacu dirinya untuk selalu aktif hingga meraih prestasi catatan terbaik. Bagaimana perjalanannya dan hal yang paling berkesan selama berlari? Yuk, simak selengkapnya di profil Tinto Riza Pahlevi berikut ini!

Lari dan Titik Awal Perubahan

PROFIL TINTO RIZA PAHLEVI - Lari dan Titik Awal Perubahan

Tinto memulai larinya bukan karena sekadar aktivitas fisik saja. Olahraga ini menjadi titik balik dalam hidupnya selama ini. Hal itu dimulai pada tahun 2018 setelah sebuah kejadian yang membuatnya terpukul sekaligus tersadar. Yakni kehilangan dua orang teman yang masih muda di bawah 30 tahun untuk selamanya karena serangan jantung.

Saya terpukul sekali,” kenangnya. Bagi Tinto, kabar itu bukan hanya membuatnya takut, tapi juga menyadarkannya bahwa kesehatan tidak bisa ditunda. Apalagi saat itu ia hanya berolahraga beberapa bulan sekali, dan itu pun sekadar futsal atau sepakbola.

Sejak saat itu, dia pun ingin berubah dan membuat sebuah komitmen baru. Pilihannya adalah memilih lari sebagai titik awal perubahannya menjadi lebih sehat. Menurutnya, itu sangat sederhana karena tak memerlukan tim, tidak memerlukan lapangan, cukup dengan sepatu dan niat.

Meski awalnya berat sekali, tapi kalau sudah mulai…sulit untuk berhenti,” ujarnya sambil tertawa. Sejak langkah pertama itu, dunia lari perlahan membuka pintunya lebar-lebar untuk Tinto.

Baca juga: Program Latihan Lari Efektif: Panduan Lengkap untuk Semua Level

Race Tengah Malam yang Menantang

PROFIL TINTO RIZA PAHLEVI - Race Tengah Malam yang Menantang

Selama aktif dalam dunia lari, ada satu pengalaman yang membekas kuat dan berkesan baginya. Salah satunya adalah ketika mengikuti  lomba lari relay 75 km dari Rengasdengklok hingga Tugu Proklamasi. Di mana saat itu, Tinto mendapatkan giliran start pertama tepat pada pukul 23:00 WIB.

Hal itu menjadikannya sebagai pengalaman baru sekaligus menegangkan. “Pertama kalinya saya lari tengah malam. Berpapasan dengan mobil-mobil besar kayak transformer,” ceritanya sambil bercanda.

Tak berhenti sampai di situ, Tinto juga harus menghadapi ‘teman tak diundang’ yakni anjing-anjing liar yang ikut mengejar di beberapa titik. “Jadi pace-nya ditentukan sama hewan liar itu,” tambahnya sambil tertawa.

Selain itu, race resmi pertamanya juga punya tempat spesial. Debutnya adalah di AKCF Color Run 2018 untuk kategori 10K. Pada debutnya yang pertama ini dia mencoba untuk lari dengan persiapan seadanya dan tanpa pengetahuan soal sepatu maupun perlengkapan lari.

Meski begitu, ia berhasil finish dalam 1 jam 11 menit, waktu yang membuatnya sangat bangga. Kini, dengan latihan dan konsistensi, Tinto mampu menuntaskan 10 km dalam 48 menit 53 detik. Sebuah lompatan besar yang ia dapatkan dari ketekunan dan rutinitas.

Baca juga: 10 Manfaat Lari Malam yang Jarang Diketahui, Wajib Coba!

Komunitas yang Menguatkan

PROFIL TINTO RIZA PAHLEVI - Komunitas yang Menguatkan

Bagi Tinto, lari kini bukan hanya olahraga atau hobi. Ia telah berubah menjadi gaya hidup. “Nggak bisa bergaya kalau nggak lari,” ujarnya menggambarkan betapa besar cintanya terhadap olahraga ini. Ia menikmati proses, ritme, serta lingkungan yang tumbuh bersamanya di dunia lari.

Masuk menjadi bagian dari JETE Squad Runners juga memberikan pengalaman berharga. Ia merasa mendapat banyak teman, banyak ilmu, serta dukungan perlengkapan yang membuat aktivitas larinya semakin nyaman.

Meski merendah soal prestasi, Tinto tetap menyimpan pencapaian yang ia banggakan. Juara 3 FM Internal SRC pada 4th Anniversary Serang Running Club, dan peringkat 12 Bintaro Loop Ultra 60K pada 2025, sebuah jarak yang ia sebut sebagai “prestasi terbesar karena bisa finish happy.”

Baca juga: Perbandingan Antara Jalan Cepat vs Jogging yang Wajib Kamu Tahu!

Jangan Ragu untuk Memulai

PROFIL TINTO RIZA PAHLEVI - Jangan Ragu untuk Memulai

Sebagai seorang pelari yang inspiratif, Tinto punya pesan sederhana namun kuat untuk siapa pun yang ingin mulai berlari. Salah satunya adalah  jangan pikirkan tentang pace atau jarak terlebih dahulu. 

Cukup pakai sepatu, keluar rumah, dan mulai dari langkah pertama,” ujarnya. Menurutnya, setiap pelari hebat dulunya hanyalah orang biasa yang berani memulai. Konsistensi datang belakangan, begitu pula kecepatan dan jarak.

Tinto adalah bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari keputusan kecil. Bahwa komitmen terhadap kesehatan bisa tumbuh dari momen yang terkadang kita tidak bisa duga sebelumnya. Ia juga beranggapan jika di jalan raya saat berlari bisa menjadi tempat seseorang menemukan versi lebih baik dari dirinya. Tinto tetap melangkah dengan semangat yang sederhana namun kuat. Baginya, selama masih bisa berlari, ia akan terus maju.

9 Cara Menggunakan Foam Roller: Panduan Lengkap untuk Pemula sampai Atlet
Apa Itu Urban Running dan Mengapa Jadi Gaya Hidup Baru?

Artikel Lainnya Seputar Lari

May 11, 2026

May 7, 2026