sc: JETE

Profil Henryakuza: Food Lover yang Tembus Marathon Internasional

by Editor Jadwal Lari  - September 18, 2025

Inspirasi untuk semangat berlari bisa datang dari mana saja. Hal itu pula yang dialami oleh Henry Setiawan atau akrab disapa Henryakuza. Siapa sangka, keinginan sederhana untuk tetap bisa menikmati makanan enak justru membawanya berlari jauh, bahkan berhasil menyelesaikan 15 marathon dan menginspirasi ratusan pelari lain untuk ikut berprestasi. Yuk, simak kisah menarik pelari asal Pulau Dewata ini!

Lari Demi Bisa Makan Enak

Cerita Henry dimulai pada tahun 2012. Saat itu, ia menyadari usianya makin bertambah, sementara hobinya makan tidak pernah berkurang. “Kalau mau tetap makan enak, ya harus ada olahraganya,” begitu alasannya. Dari situ lahirlah motto yang melekat sampai hari ini: “I Run So I Can Eat.” 

Meski mengakui bahwa lari itu capek, Henry menemukan sensasi berbeda setelahnya. Saat keringat bercucuran, ada rasa lega sekaligus candu yang membuatnya kembali lagi ke jalan. Sejak itu, ia konsisten berlari tiga kali seminggu dengan jarak rata-rata 15 km per sesi, sebuah kebiasaan yang kini sudah berjalan lebih dari 13 tahun.

Baca juga: Gerakan Pendinginan Setelah Lari untuk Pulihkan Tubuh Lebih Cepat

Dirikan Komunitas Lari di Bali

Komunitas Lari Run On Bali

Di awal perjalanan, Henry sering lari sendirian. Namun, pada 2016, beberapa orang mulai ikut menemaninya. Dari sana, lahirlah komunitas Run On Bali pada bulan September tahun yang sama. Siapa sangka, komunitas ini berkembang pesat hingga kini memiliki lebih dari 350 anggota aktif dan lebih dari 35 ribu pengikut di Instagram.

Bagi Henry, kehadiran komunitas bukan hanya menambah semangat, tapi juga menghadirkan kebersamaan, sharing pengalaman, hingga kegiatan sosial. Run On Bali pun menjelma menjadi salah satu komunitas lari terbesar dan paling aktif di Bali.

Baca juga: Komunitas Lari Run On Bali: Semangat Hidup Sehat & Saling Berbagi

Memotivasi Banyak Pelari untuk Berani Marathon

Sebagai founder, Henry bukan hanya berlari untuk dirinya sendiri, tapi juga menjadi motor penggerak bagi banyak orang. Ia rajin memberi motivasi agar pelari baru berani menantang diri lewat marathon. Sejak 2017 hingga 2025, ada lebih dari 200 orang yang berhasil menyelesaikan marathon berkat dorongan darinya.

Henry sendiri telah menyelesaikan 15 marathon, termasuk Sydney Marathon pada 31 Agustus 2025 yang merupakan bagian dari World Marathon Major. Baginya, kunci dari semua ini sederhana: niat dan konsistensi. Dari seseorang yang awalnya lari demi makan enak, kini ia menjelma jadi inspirasi yang membantu ratusan pelari menemukan makna baru dalam olahraga ini.

Baca juga: Kuasai 5 Teknik Lari Maraton Ini Biar Finish Strong!

Konsistensi Membuahkan Hasil Positif

Bagi Henry, lari bukan soal gaya hidup serius, tapi bagaimana membuatnya fun dan happy. Ia bahkan menyambut fenomena pelari baru yang muncul karena tren selebriti sebagai hal positif semakin banyak yang berlari, semakin meriah suasananya.

Semangat konsisten inilah yang membuatnya dipercaya sebagai Brand Ambassador Coros Indonesia dan JETE Indonesia sejak 2023, serta kerap hadir sebagai Key Opinion Leader (KOL) di berbagai race. Sepatu favoritnya pun tidak jauh-jauh dari brand ASICS, dari seri Novablast hingga Sonicblast. Saat berlari, ia ditemani playlist lagu-lagu ceria dari dance music hingga koplo yang membuat setiap langkah terasa lebih ringan.

Dari sosok Henryakuza kita bisa belajar tentang pentingnya konsistensi dan membawa lari ke high level. Baginya, lari bukan hanya olahraga, tapi sarana untuk tumbuh bersama, menginspirasi banyak orang, dan tentu saja, tetap bisa makan enak dengan hati yang tenang.

7 Cara Agar Nafas Kuat Saat Lari, dari Teknik Hingga Ramuan!
10 Klub Terbaik di Eropa Saat Ini, Adakah Jagoanmu?

Artikel Lainnya Seputar Lari

May 11, 2026

May 7, 2026