sc: JETE
sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Profil Iqbal Saputra: Putra Minang Kejar Prestasi di Panggung Marathon Dunia

by Editor Jadwal Lari  - August 12, 2026

sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Siapa sangka kebiasaan naik turun gunung untuk pergi sekolah dan mengaji bisa menjadi awal perjalanan seorang pelari menuju panggung marathon dunia? Kisah itulah yang tergambar dalam profil Iqbal Saputra, atlet kelahiran Sawahlunto yang mulai mengenal kompetisi lari sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Perjalanan di dunia lari yang ditempuhnya juga tidak selalu mulus. Ada latihan keras, rasa jenuh, hingga cedera yang membuatnya sama sekali tidak dapat berlari. Namun, dari setiap fase tersebut Iqbal terus bergerak maju, sampai akhirnya mampu tampil di Sydney Marathon, Tokyo Marathon, dan mencatatkan waktu terbaik yang menjadi salah satu pencapaian paling membanggakannya.

Perjalanan Mengenal Dunia Lari

Profil Iqbal Saputra - Mengenal Dunia Lari
sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Perkenalan Iqbal dengan aktivitas fisik sebenarnya sudah terbentuk sejak kecil. Ia tinggal di kawasan pegunungan. Untuk pergi ke sekolah, pulang, hingga berangkat mengaji, Iqbal terbiasa melewati jalan naik turun gunung. Rutinitas sederhana itu kemudian menjadi bagian awal dari perjalanan panjangnya sebagai seorang pelari.

Ketika duduk di kelas 2 SD, Iqbal diajak kakak kandungnya mengikuti lomba lari di kampung. Dari perlombaan tersebut, sang kakak melihat potensi yang dimiliki Iqbal dan meyakini bahwa ia memiliki peluang untuk menjadi atlet nasional. Iqbal kemudian mulai berlatih lebih serius.

Perjalanannya memasuki tahap baru saat kelas 3 SMP. Ia terpilih menjadi salah satu atlet atletik di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Sumatera Barat. Di tempat inilah kemampuannya semakin diasah hingga akhirnya lari menjadi jalan hidup yang ia tekuni sampai sekarang.

Motivasi Iqbal pun bukan sebatas mengejar catatan waktu. Ia ingin meraih prestasi, membanggakan keluarga, sekaligus memperbaiki kondisi keluarga yang disebutnya berasal dari latar belakang sederhana. Dalam perjalanannya, Agus Prayogo menjadi salah satu atlet yang menginspirasinya sejak kecil. Kemudian hadir pula Robi Syianturi dan Rikki Marthin yang banyak memberikan motivasi serta nasihat kepadanya.

Baca juga: 10+ Istilah dalam Lari dan Artinya yang Perlu Diketahui Pelari

Latihan dan Disiplin Jadi Kunci Catatan Waktu Terbaik

Profil Iqbal Saputra - Latihan Disiplin
sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Menjadi pelari dengan catatan marathon 2:26:36 tentu membutuhkan rutinitas yang terstruktur. Dalam satu minggu, program latihan Iqbal mencakup tempo run, interval training, hingga long run untuk sesi pagi. Pada sore hari, ia biasanya menjalani easy run. Latihan medicine ball juga dilakukan dua kali dalam seminggu untuk melengkapi program tersebut.

Untuk menghadapi perlombaan besar seperti marathon maupun half marathon, Iqbal menyerahkan penyusunan program sepenuhnya kepada pelatihnya, Andrizal Kurniawan, yang juga merupakan kakak kandungnya. Keseriusan itu tidak berhenti pada latihan. Menurut Iqbal, pola makan, waktu istirahat, dan asupan nutrisi ikut menjadi faktor penting apabila ingin terus meningkatkan personal best maupun mengejar podium.

Rasa jenuh tetap pernah datang. Ketika motivasi latihan menurun, Iqbal punya cara sederhana untuk mengembalikannya. Ia melihat kembali unggahan para seniornya seperti Agus Prayogo, Robi Syianturi, dan Rikki. Melihat pencapaian mereka membuat Iqbal kembali teringat pada target yang ingin dikejar.

Kariernya juga tidak selalu berjalan mulus. Iqbal pernah mengalami cedera cukup lama hingga sama sekali tidak dapat berlari. Saat itu, fokusnya bukan memaksakan diri kembali ke lintasan, melainkan menjalani pemulihan sebaik mungkin agar bisa kembali berlatih.

Baca juga: Program Latihan Lari Efektif: Panduan Lengkap untuk Semua Level

Pengalaman Tak Terlupakan di Sydney dan Tokyo Marathon

Profil Iqbal Saputra - Marathon
sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Dari berbagai perlombaan yang pernah dijalani, Sydney Marathon 2025 dan Tokyo Marathon 2026 memiliki tempat tersendiri bagi Iqbal. Keduanya menjadi pengalaman yang menurutnya dahulu bahkan tidak pernah terbayangkan dapat ia ikuti.

Namun, bagi Iqbal, dunia lari bukan hanya berbicara mengenai atlet elite dan perlombaan besar. Ia melihat perkembangan olahraga lari di Indonesia semakin pesat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Salah satu indikator yang paling terasa adalah semakin banyaknya event lari yang digelar di berbagai tempat.

Iqbal juga menilai komunitas memiliki peran penting dalam perkembangan tersebut. Kehadiran komunitas, menurutnya, secara tidak langsung dapat mengajak lebih banyak masyarakat menjalani gaya hidup sehat, meskipun Iqbal sendiri tidak memiliki komunitas atau circle khusus sebagai tempat berlatih.

Di luar sisi kompetitifnya, lari memiliki makna yang lebih personal bagi Iqbal. Baginya, berlari merupakan kesempatan untuk menenangkan diri, menyediakan waktu bagi diri sendiri, sekaligus merasakan kebebasan. Bahkan ketika berlatih santai, ada satu cara sederhana yang biasa ia lakukan untuk menambah semangat, yakni mendengarkan musik DJ.

Baca juga: 7 Event Marathon Terbesar di Dunia, Mana Sajakah?

Target Harumkan Nama Bangsa di Level Internasional

Profil Iqbal Saputra - Target Harumkan Nama Bangsa
sc: dokumentasi Iqbal Saputra

Setelah melewati perjalanan dari perlombaan kampung hingga marathon internasional, Iqbal masih menyimpan target yang lebih besar. Ia ingin suatu hari mampu mengibarkan bendera Merah Putih di event internasional.

Tidak ada ritual khusus yang ia lakukan menjelang perlombaan. Sebelum race, Iqbal memilih berdoa agar diberikan kekuatan dan kelancaran selama berlari. Sikap tersebut sejalan dengan pesan yang ia sampaikan kepada mereka yang baru memulai perjalanan sebagai pelari.

Menurut Iqbal, seorang pelari perlu berlatih dengan sungguh sungguh, percaya terhadap proses, dan tetap menikmatinya. Hasil mungkin tidak selalu datang secepat yang diharapkan, tetapi proses itulah yang pada akhirnya akan memberikan jawaban.

Perjalanan Iqbal Saputra menunjukkan bahwa sebuah catatan waktu besar dapat berawal dari sesuatu yang sangat sederhana. Dari naik turun gunung untuk pergi sekolah, perlombaan kecil di kampung, hingga berdiri di antara para pelari marathon dunia, setiap tahap dijalani melalui proses panjang. Bagi Iqbal, garis finish tampaknya masih jauh dari akhir perjalanan.

Kalau kamu ingin tahu lebih dekat dengan Iqbaal Lebaran, langsung saja kepoin di Instagramnya @iqbalsaputraa15.

Profil Ruy Ueda: Ultrarunner Si Kaki Besi dari Negeri Sakura

Artikel Lainnya Seputar Lari

August 7, 2026

August 7, 2026

August 6, 2026

August 3, 2026