sc: JETE

Profil Jhonny Thio Doran: CEO JETE yang Jadikan Lari Sebagai Misi Besar

by Editor Jadwal Lari  - February 19, 2026

Di balik perannya sebagai CEO JETE dan Doran Group, Jhonny Thio Doran dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong gaya hidup aktif. Di tengah kesibukan memimpin perusahaan, ia tetap menjadikan lari sebagai bagian tak terpisahkan dari rutinitasnya. Baginya, lari bukan sekadar olahraga, melainkan fondasi produktivitas dan ketahanan mental. Yuk, simak profil Jhonny Thio Doran selengkapnya!

Lari Itu Wajib Agar Otak Tetap Fit

sc: Instagram / Jhonny Thio Doran

Sebagai pemimpin perusahaan yang terus bertumbuh, ritme kerja Jhonny terbilang padat. Agenda meeting, evaluasi kinerja, pengembangan produk, hingga ekspansi cabang menjadi bagian dari kesehariannya. Dalam kondisi seperti itu, ia memandang lari sebagai ruang jeda yang justru menguatkan fokus.

Lari itu wajib bagi saya. Kalau badan tidak fit, otak juga ikut lelah. Setiap kali lari, saya merasa pikiran lebih jernih. Banyak ide justru muncul saat langkah sudah stabil dan napas menemukan ritmenya,” kata Jhonny.

Pria kelahiran Samarinda, 18 Juni 1986 ini, menilai bahwa olahraga ini membantu menjaga keseimbangan antara fisik dan mental. Ketika tubuh bergerak, pikiran pun ikut terlatih untuk tetap fokus dan tenang. Menurutnya, pemimpin membutuhkan stamina mental yang tinggi.

Kita tidak tahu besok seperti apa, kondisinya bagaimana. Di sisi lain saya harus ambil keputusan yang tepat dan cepat dengan pikiran tenang. Makanya, lari ini adalah me time buat saya untuk menjernihkan pikiran kembali,” ujarnya.

Baca juga: Ketahui 7 Manfaat Lari untuk Kesehatan Tubuh Kamu, Apa Saja?

Disiplin Lari dan Filosofi Kepemimpinan

sc: Instagram / Jhonny Thio Doran

Jhonny melihat kemiripan yang kuat antara menyelesaikan race dan membangun bisnis. “Dalam lari, kalau terlalu memaksakan di awal, energi bisa habis sebelum finis. Dalam bisnis juga sama, pertumbuhan harus terukur,” jelasnya.

Bagi Jhonny, konsistensi jauh lebih penting daripada kecepatan. Tidak semua sesi lari terasa ringan. Ada hari ketika badan terasa berat dan motivasi menurun. Namun keputusan untuk tetap berlatih justru menjadi latihan karakter. Hal yang sama ia terapkan dalam kepemimpinan.

Keberhasilan bukan soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten. Ini yang saya pegang sampai sekarang. Bahkan ketika saya ke luar kota atau ke luar negeri untuk urusan bisnis, wajib lari setiap pagi,” ucap sang CEO yang juga sebagai salah satu penerima penghargaan 40 Under 40 dari Fortune Indonesia ini.

Ia percaya bahwa sistem yang disiplin dan ritme yang terjaga akan membawa perusahaan melangkah lebih jauh dalam jangka panjang. Kebiasaan menjaga waktu saat berlari juga membentuk pola pikir dalam mengelola bisnis.

Dengan mengatur energi, menentukan prioritas, dan memahami kapan harus meningkatkan tempo serta kapan perlu menahan diri. Pendekatan tersebut membangun stabilitas dalam organisasi yang ia pimpin.

Baca juga: 5 Judul Film Bertema Lari yang Wajib Ditonton Pelari Kalcer

Misi Besar dalam Dunia Lari

sc: JETE

Keterlibatan Jhonny dalam dunia lari tidak berhenti pada level personal. Ia melihat olahraga ini sebagai gerakan kolektif yang memiliki dampak luas. Bersama JETE ia memiliki misi besar dalam ekosistem lari.

Saat ini JETE memang tumbuh di tengah kondisi masyarakat yang sadar akan pola hidup sehat. Sejalan dengan itu, JETE pun mulai menghadirkan produk untuk mendukung lari seperti smartwatch, earphone olahraga, dan lainnya,”

Ia juga menilai bahwa pertumbuhan event lari mampu mendorong sektor lain, mulai dari industri kreatif, pelaku UMKM, hingga pariwisata daerah. Itu artinya lari tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi pada pergerakan ekonomi lokal.

Mendukung hal tersebut, ia juga menginisiasi event JETE RUN, salah satu event lari tahunan terbesar di Surabaya. Di mana pada tahun 2025 lalu event ini diikuti oleh lebih dari 5.000 pelari. Sedangkan pada gelaran pertamanya yang digelar September 2024, jumlah pesertanya mencapai 3.000 pelari.

JETE RUN jadi salah satu event lari besar di Surabaya dan Indonesia juga berkat dukungan banyak kalahangan. Baik itu komunitas, penyelenggara event, pihak pemerintahan, semuanya mendukung. Antusiasme tinggi dan tanggapan positif juga, doakan saja misi berikutnya JETE RUN digelar tidak hanya di Surabaya saja,” tukasnya.

Baca juga: JETE RUN 2025: Ribuan Pelari Ramaikan Acara dan Ditutup RAN

Lari sebagai Simbol Perjalanan

sc: JETE

Bagi Jhonny Thio Doran, lari bukan hanya sekadar olahraga, lebih dari itu juga menjadi simbol perjalanan hidup dalam berbisnis. Tidak semuanya bisa berhasil secara instan dan penuh fase menanjak.

Ia melihat hubungan antara lintasan lari dan perjalanan membangun bisnis dari nol hingga berkembang secara nasional. Ada fase sulit, ada ketidakpastian, tetapi konsistensi menjadi pembeda.

Setiap garis finis bukan akhir. Itu awal untuk jarak berikutnya. Itu juga di bisnis, dulu saya mulai dari kamar kost kecil, sampai seperti sekarang. Ke depannya, kita juga harus adaptif untuk menghadapi perkembangan yang ada agar tidak tertinggal” ujarnya. Prinsip tersebut terus ia pegang dalam memimpin perusahaan dan mengembangkan visi jangka panjang.

Melalui komitmennya padadunia lari, Jhonny menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dibentuk di ruang rapat, seminar, dan penghargaan yang diraih saja, tetapi juga melalui kedisiplinan menjaga diri. Dalam pandangannya, langkah yang konsisten, baik di lintasan lari maupun dalam kehidupan profesional, menjadi fondasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Konsisten adalah jadi salah satu yang paling saya tekankan. Tanpa konsistensi, semuanya tidak akan berjalan dengan baik. Lakukan saja meski awalnya berat, lama-lama jadi terbiasa dan enjoy menjalaninya, nikmati prosesnya,” tutupnya.

Apa Itu HRV? Indikator di Jam Tangan yang Bisa Cegah Overtraining
Perancangan Taman Fasum untuk Arena Lari yang Efisien

Artikel Lainnya Seputar Lari

May 25, 2026