sc: GPT Image AI Generator

Profil Sharon Lokedi: Catatkan Rekor di Kategori Women Boston Marathon 2026

by Editor Jadwal Lari  - April 22, 2026

Ada kalanya sebuah kemenangan bukan cuma soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling kuat bertahan sampai akhir. Kisah dan profil Sharon Lokedi adalah contoh nyata dari hal itu. Perjalanannya dari kehidupan sederhana di Kenya hingga menjadi juara Boston Marathon 2026 untuk kategori Women adalah cerita yang bukan hanya menarik, tapi juga sangat inspiratif untuk siapa saja yang sedang mengejar target hidupnya.

Lahir di Tanah Para Pelari

Profil Sharon Lokedi - Lahir di Tanah Para Pelari
sc: The New York Times

Sharon Lokedi lahir dan besar di Kenya, negara yang memang sudah lama dikenal sebagai ‘tanah para pelari’ jarak jauh dunia. Namun, perjalanan Sharon tidak langsung dimulai dari lintasan profesional atau fasilitas latihan kelas dunia.

Ia tumbuh dalam kehidupan yang sederhana dalam masyarakat suku Kalenjin. Seperti kebanyakan anak di Kenya pada umumnya, aktivitas berjalan dan berlari jarak jauh sudah menjadi bagian dari keseharian. Dari sinilah ketahanan secara fisik dan mentalnya mulai terbentuk secara alami. Terutama untuk lari jarak jauh.

Salah satu hal yang membuat kisahnya inspiratif adalah bagaimana ia membuktikan bahwa latar belakang sederhana bukan penghalang untuk bermimpi besar. Dari situlah lahir karakter kuat yang kemudian menjadi modal utamanya di dunia marathon. Ia pun mulai aktif lari saat masih berusia 12 tahun dan memulai untuk lari profesional di usia muda.

Baca juga: Pelari Maraton Tercepat di Dunia dan Evolusi Kecepatan Manusia

Hijrah ke Amerika Serikat

Profil Sharon Lokedi - Hijrah ke Amerika Serikat
sc: James Bryant via Coach

Perjalanan hidup Lokedi berubah ketika ia hijrah ke Amerika Serikat yang sebenarnya tidak datang secara tiba-tiba. Bahkan, ia tidak pernah membayangkan akan berdiri di garis start bersama pelari profesional dunia. Dalam banyak hal, ia sendiri menyebut perjalanan kariernya sebagai sebuah keajaiban.

Setelah sempat berhenti berlari di masa akhir sekolah karena ingin menikmati hidup, arah hidupnya berubah saat mengikuti time trial 3.000 meter yang direkam untuk kebutuhan rekrutmen kampus. Hasilnya membuka pintu yang sebelumnya terasa mustahil, yakni tawaran beasiswa dari University of Kansas.

Setibanya di Amerika Serikat, bukan tanpa tantangan. Ia tiba di musim dingin 2015 dan menghadapi realita yang jauh berbeda dari kehidupannya di Kenya. Cuaca dingin, keterbatasan kemampuan bahasa Inggris, hingga rasa rindu rumah. Bahkan di semester awal, ia masih harus belajar hal-hal dasar seperti menggunakan komputer, sambil terus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Tapi justru dari proses inilah mentalnya terbentuk.

Baca juga: 7 Event Marathon Terbesar di Dunia, Mana Sajakah?

Debut yang Mencuri Perhatian

Profil Sharon Lokedi - Debut yang Mencuri Perhatian
sc: Kansan

Saat menjadi mahasiswa sekaligus atlet di University of Kansas, perjalanan Lokedi berkembang pesat, di dalam maupun luar lintasan. Ia mengambil jurusan keperawatan sambil aktif berkompetisi di nomor cross country dan track bersama tim Jayhawks. Dari sini, namanya mulai bersinar lewat berbagai prestasi bergengsi termasuk menjadi 10 kali All-American, meraih gelar juara nasional NCAA di nomor 10.000 meter pada 2018, serta mencetak rekor kampus di nomor 5.000 meter. Kombinasi antara akademik dan olahraga ini membentuknya menjadi atlet yang disiplin sekaligus tahan terhadap tekanan.

Setelah lulus pada 2019, Lokedi tidak ingin berhenti di level kampus. Ia memilih melanjutkan karier profesional dengan bergabung bersama brand Under Armour dan masuk ke grup latihan Dark Sky Distance di Flagstaff, Arizona, di bawah arahan pelatih Stephen Haas. Lingkungan baru ini membawanya ke level yang lebih tinggi, dengan program latihan yang lebih terstruktur dan kompetisi yang semakin ketat. Demikian seperti yang ditulis dalam Run Outside.

Baca juga: Alasan Abbott World Marathon Majors Jadi Mimpi Tertinggi Pelari Dunia

Catatkan Waktu Terbaik di Kategori Pelari Wanita

Profil Sharon Lokedi - Catatkan Waktu Terbaik
sc: KU Athletics

Capaian prestasi Lokedi di dunia atlet profesional pun tidak bisa dilihat sebelah mata. Saat awal merintis, ia memenangkan lomba pertamanya di Carlsbad 5000 dengan waktu 15:38. Ia kemudian mulai menjajal jarak yang lebih panjang di road race, termasuk finish di posisi keempat di NYC Half 2022 dan runner-up di New York Mini 10K di tahun yang sama.

Di tahun berikutnya, ia menempati posisi finish ketiga di ajang New York City Marathon 2023. Prestasinya semakin moncer dan merangkak naik di posisi kedua atau runner-up di Boston Marathon 2024. Memasuki tahun 2025, momentum rekornya pun pecah saat ia mendapatkan podium pertama di Boston Marathon 2025 dengan catatan waktu waktu 2:17:22 dan mengamankan gelar World Marathon Major keduanya.

Bahkan, catatan prestasi terbarunya juga ia torehkan di Boston Marathon 2026 di kategori wanita dengan waktu terbaik 2:18:51. Meski waktu tersebut sedikit lebih lama dibanding tahun sebelumnya, hal itu tetap membuat namanya tersemat di posisi pertama ajang bergengsi ini. Menyusul kemudian di posisi runner-up ada Loice Chemnung dan tempat ketiga diraih oleh Mary Ngungi-Cooper.

7 Rekomendasi GPS Sepeda Terbaik 2026: Panduan Lengkap untuk Road & MTB
Daftar Pemenang Boston Marathon 2026 Lengkap Semua Kategori

Artikel Lainnya Seputar Lari

April 22, 2026