sc: GPT Image AI Generator

Profil Asihta Aulia Azzahra: Triathlete Wanita yang Harumkan Nama Bangsa

by Editor Jadwal Lari  - October 21, 2025

Nama Asihta Aulia Azzahra mulai dikenal luas ketika ia menjadi atlet termuda di Asian Games 2018 Jakarta. Setahun kemudian, pencapaiannya menembus panggung dunia. Di usia 18 tahun, Asihta mencatat sejarah sebagai triathlete Indonesia pertama yang tampil di Piala Dunia 2019, sekaligus melakukan debut di ajang bergengsi Super League Triathlon (SLT) 2019. Simak profil Asihta Aulia selengkapnya berikut

Triathlon Lebih Menantang

PROFIL PELARI ASIHTA AULIA - Triathlon Lebih Menantang

Tidak banyak yang tahu bahwa langkah awal Asihta Aulia di dunia olahraga bukan dari triathlon, melainkan dari kolam renang. Saat masih duduk di bangku SMA, ia hanya berniat meningkatkan kebugaran untuk menunjang performa renangnya. Namun siapa sangka, keputusan sederhana itu justru menjadi awal dari perjalanan luar biasa seorang atlet muda Indonesia.

Tahun 2016, ia mengikuti Pocari Sweat Run Surabaya bersama beberapa teman sekolah. Event itu menjadi debut larinya dan langsung berbuah podium ketiga. “Itu pertama kali saya ikut lomba lari, dan langsung dapat podium. Dari situ saya mulai tertarik untuk terus ikut event lari lain,” ujarnya. Dari lintasan itu pula, semangat kompetitifnya mulai tumbuh dan membawanya ke level olahraga yang lebih menantang, triathlon.

Baca juga: Apa Itu Triathlon? Olahraga dengan Tiga Cabang yang Ekstrem!

Disiplin adalah Kunci Konsistensi

PROFIL PELARI ASIHTA AULIA - Disiplin adalah Kunci Konsistensi

Bagi Asihta, menjadi triathlete berarti berkomitmen penuh pada gaya hidup disiplin. Dalam seminggu, ia berlatih setidaknya lima kali, baik di lintasan maupun di treadmill saat cuaca tidak bersahabat. “Biasanya 30 menit atau 5 kilometer per sesi, tergantung kondisi. Akhir pekan biasanya saya gunakan untuk long run dua jam,” kata Asihta.

Persiapan menuju kompetisi besar pun dijalani serius. Minimal tiga bulan sebelum lomba, ia sudah masuk fase program latihan intensif, mulai dari latihan kecepatan, penguatan stamina, hingga mengatur pola makan dan jam istirahat. Menurutnya, keseimbangan antara latihan dan recovery adalah hal krusial untuk menjaga performa puncak.

Namun di balik rutinitas ketat itu, ada satu hal yang menjaga semangatnya tetap hidup: komunitas. Ia aktif di berbagai komunitas olahraga seperti JETE Squad, IndoRunners, Delta Runners, dan Rebyek Surabaya. “Latihan bareng komunitas bikin suasana lebih seru. Bisa saling berbagi pengalaman, info event, dan saling menyemangati,” katanya.

Baca juga: Program Latihan Lari Efektif: Panduan Lengkap untuk Semua Level

Virgin Marathon di Usia 18 Tahun

PROFIL PELARI ASIHTA AULIA - Virgin Marathon di Usia 18 Tahun

Perjalanan seorang atlet tak selalu mulus, begitu juga dengan Asihta. Jadwal lomba yang padat membuatnya sempat mengalami cedera serius karena terlalu sering mengikuti event lari dan triathlon dalam waktu berdekatan. Ia bahkan harus berhenti sementara selama tiga bulan untuk pemulihan total. “Awalnya sulit menerima, tapi saya jadikan momen itu untuk belajar mengenal batas diri,” tuturnya.

Momen paling membekas baginya adalah ketika berhasil menuntaskan full marathon pertamanya di Lombok pada usia 18 tahun. Rutenya menantang, naik-turun dan terik matahari menyengat. Namun, justru di sanalah ia merayakan ulang tahunnya dengan pencapaian pribadi yang membanggakan. “Itu jadi momen bersejarah untuk saya. Hadiah ulang tahun yang tidak akan terlupakan,” kenangnya.

Baca juga: Program Latihan Half Marathon untuk Pemula dan Menengah, Cek di Sini!

Pesan Buat Pelari Pemula

PROFIL PELARI ASIHTA AULIA - Pesan Buat Pelari Pemula

Di sela kesibukannya berlatih dan mengikuti event, Asihta tetap rendah hati. Ia menilai perkembangan dunia lari dan triathlon di Indonesia semakin pesat dan inklusif. “Kalau dulu yang ikut event lari bisa dihitung, sekarang antusiasnya luar biasa. Saya senang lihat makin banyak orang mulai berolahraga,” katanya.

Pesannya sederhana namun kuat, yakni “awali dengan niat yang baik dan persiapan yang matang.” Dari kalimat itu, sosok Asihta Aulia bukan hanya tampil sebagai atlet berprestasi, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang ingin menapaki jejaknya demi mengharumkan nama bangsa.

8 Rekomendasi Topi Lari Terbaik yang Nyaman, Kamu Wajib Punya!
Perbandingan Antara Jalan Cepat vs Jogging yang Wajib Kamu Tahu!

Artikel Lainnya Seputar Lari

April 28, 2026

April 27, 2026

April 22, 2026