sc: GPT Image AI Generator

Profil Hugo Farias: Pria Brasil yang Lari Marathon 366 Hari dan Pecahkan Rekor Dunia

by Editor Jadwal Lari  - April 14, 2026

Melihat profil Hugo Farias, banyak orang mungkin tidak akan langsung menyangka bahwa pria asal Brasil ini mampu melakukan sesuatu yang nyaris mustahil, yakni berlari sejauh marathon setiap hari selama 366 hari non-stop. Bagi sebagian orang, menyelesaikan satu marathon saja sudah menjadi pencapaian besar dalam hidup. Namun baginya, tantangan itu justru menjadi rutinitas harian selama setahun penuh.

Namanya kini tercatat dalam sejarah setelah memecahkan rekor dunia Guinness untuk jumlah hari terbanyak berlari sejauh marathon secara beruntun. Kisahnya bukan hanya soal ketahanan fisik, tetapi juga tentang disiplin ekstrem, mental baja, dan pembuktian bahwa batas manusia sering kali lebih jauh dari yang kita kira.

Tinggalkan Dunia Kerja Demi Misi Ambisius

Profil Hugo Farias - Tinggalkan Dunia Kerja Demi Misi Ambisius
sc: Canadian Running Magazine

Huga Farias sebenarnya bukanlah pelari profesional, dia adalah layaknya pria dan seorang ayah pada umumnya yang menjalani pekerjaan konvensional di sektor pejualan teknologi. Ia pun mantap meninggalkan dunia kerjanya dan memutuskan mengejar proyek ambisius yang ia sebut sebagai Projeto Propósito atau “Project Purpose”.

Persiapannya dilakukan selama berbulan-bulan dan memulai tantangan tersebut pada 28 Agustus 2022. Tujuannya sederhana namun gila: berlari sejauh marathon (42,195 km) setiap hari selama setahun penuh untuk membuktikan bahwa manusia mampu melakukan hal-hal besar ketika memiliki tujuan yang jelas.

Misi itu pun ia lakukan dengan tuntas tepat pada tanggal 28 Agustus 2023. Itu artinya, ia telah menyelesaikan lari marathon setahun penuh atau 366 hari. Garis finishnya diselesaikan di ao Paulo dan dihadapan 2.000 penonton yang antusias menyemangati dan ingin menyaksikan secara langsung rekor dunia baru tercipta.

Baca juga: Profil Eliud Kipchoge: Pernah Berhenti Sekolah hingga Jadi Ikon Marathon Dunia

Catatkan Rekor Lari 15.000 Kilometer dalam Setahun

Profil Hugo Farias - Catatkan Rekor Lari
sc: BBC

Poin menarik dari misi ini adalah tentang catatan rekor yang ia torehkan. Jika ditotal semua jarak yang ia taklukkan, tercatat sudah 15.443 kilometer. Di mana jarak tersebut setara dengan antara New York – Singapura, atau hampir sepanjang Sao Paulo – Jakarta yang memiliki jarak 15.569 kilometer sebagaimana dilansir dari BBC.

Lebih gilanya lagi, dalam laporan Canadian Running Magazine, total elevasi yang dicatatkannya selama setahun penuh sekitar 123.000 meter. Dengan kata lain, itu 14 kali lebih tinggi dibandingkan tinggi Gunung Everest. Tentu, ini adalah angka yang mungkin sulit dicapai bagi sebagian besar pelari dalam setahun.

Hugo tidak lari ketika cuaca cerah atau saat tubuhnya merasa fit. Ia konsisten lari baik saat cuaca hujan maupun panas, bahkan ketika lelah dan menghadapi rasa sakit serta tekanan mental dari waktu ke waktu. Untuk menyelsaikan misinya, ia menghabiskan 27 pasang sepatu lari, dengan hingga 10 pasang sepatu diputar secara bergantian demi menjaga performa dan meminimalkan cedera.

Baca juga: Pelari Maraton Tercepat di Dunia dan Evolusi Kecepatan Manusia

Persiapan yang Matang

Profil Hugo Farias - Persiapan yang Matang
sc: Banda B

Melihat keberhasilannya, banyak orang mengira ia adalah ‘Superhman’. Namun, di balik itu semua ada persiapan matang dan dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya dengan penuh kehati-hatian. Salah satunya adalah membuat support system di belakang layar yang kuat terlebih dahulu.

Ia pun tak sendiri, dalam menyelesaikan proyek tersebut, Hugo oleh tim profesional yang terdiri dari pelatih lari, pelatih fisik, fisioterapis, psikolog, ahli nutrisi, ortopedi, ahli jantung, fisiolog olahraga, hingga dermatolog yang tak lain adalah istrinya sendiri.

Persiapan fisik dan mental ia gembleng selama tiga bulan penuh sebelum tantangan dimulai. Baginya, niat dan tekad kuat saja tak cukup, harus dibarengi dengan perencanaan matang, pengetahuan tentang ilmu olahraga, proses recovery dengan disiplin penuh.

Baca juga: Pentingnya Cek Jantung dan Tes Darah Sebelum Mengikuti Marathon

Bawa Pesan Mendalam

Profil Hugo Farias - Bawa Pesan Mendalam
sc: BBC

Fakta yang menarik berdasarkan laporan medis setelah misi dilakukan, menunjukkan kondisi jantung Hugo menunjukkan jika tubuhnya mampu beradaptasi dengan beban ekstrem tersebut di bawah pengawasan yang tepat. Demikian seperti yang ditulis Boxlife Magazine.

Pencapian Guinness World Records bagi dirinya merupakan bonus. Hal yang paling penting adalah pesan yang mendalam dari misi tersebut, yakni manusia mampu menembus batas diri dan melakukan lebih dari apa yang mereka bayangkan. Terlebih lagi ia bukan seorang atlet profesional Olimpiade.

Kini, dirinya tidak hanya dikenal sebagai pemegang rekor dunia, tetapi juga simbol bahwa konsistensi luar biasa dapat mengalahkan bakat biasa. Ia berencana menulis buku tentang perjalanannya dan tengah menyiapkan tantangan besar berikutnya. Dari profil Hugo Farias, kita juga belajar bahwa pencapaian besar tidak selalu datang dari bakat luar biasa, tetapi dari keberanian untuk konsisten meski harus menghadapi hal sulit setiap hari.

20 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Terbaik: Pilihan Nyaman dan Berkualitas

Artikel Lainnya Seputar Lari

April 6, 2026

April 5, 2026